Demi Janji Palsu Honorer, Korban Rela Keluarkan Isi Dompet Jutaan Rupiah

Oasepapua.id- Hati jika ingin memberikan janji. Kalimat ini dialamatkan kepada Katarina Kuy yang memberikan janji palsu kepada Rien Marthinus (19) untuk di jadikan pagawai Honorer Sat Pol PP Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Janji yang tidak di tepati dari Katarina Kuy kepada Rien Marthius harus berakhir di pihak kepolisian.

Rien melaporkan kasus ini kepada pihak kepolisian karena merasa tertipu dan mengalami kerugian sekitar jutaan rupiah.

AKP Didik Kurnianto Kapolsek Kelapa Lima saat ditemui Penatimor Selasa (9/7/2019) membenarkan kejadian tersebut dan mengatakan kejadian tersebut berawal dari bulan April saat Korban warga Kelurahan Kelapa Lima bertemu dengan para saksi dan mengatakan mereka lagi mempersiapkan diri untuk tes pencalonan pegawai honorer Sat Pol PP Provinsi NTT.

Para saksi yang berjumlah tiga orang mengatakan kepada korban bahwa ada yang siap membantu yakni Katarina. Korban merasa ada orang dalam terbius untuk mendaftarkan diri.

Korban dan ketiga saksi lalu bertemu Katarina di salah satu kamar kos milik Katarina dan menjanjikan akan membantu korban dan Ketiga Saksi.

Melihat respon korban percaya atas janjinya, Katarina mulai melancarkan aksi dengan meminta uang sebesar 2 juta rupiah untuk Administrasi. Tanpa pikir panjang besoknya langsung diberikan korban.

Satu minggu kemudian Katarina kembali meminta uang dengan alasan untuk pakaian dan atribut Sat Pol PP sebesar Rp 3,5 juta.

Kemudian bulan Mei tanggal 14 tahun 2019 Katarina kembali meminta uang sebesar 750 ribu untuk pembiayaan makan minum selama pendidikan dan mengatakan kepada korban bahwa tanggal 20 Mei 2019 korban akan menjalankan pendidikan di SPN Kupang.

Tepat tanggal yang di janjikan tersebut korban dan saksi bertemu Katarina di kamar kos milik Katarina dan mendapat jawaban bahwa pendidikan honorer pada Sat Pol PP NTT di tunda sampai bulan juni 2019. Namun sampai saat ini pendidik Honore Sat Pol PP NTT tidak ada.

Dari kasus ini korban mengalami kerugian finansial yakni Rp 6.250.000

Lanjut Kapolsek saksi atas nama Leks Bakker (18), Diki Nafi (19) dan Satria Nabi sudah di periksa. Sedangkan Katarina Kuy sudah diamankan di Polsek Kelapa Lima. (004)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.