Disdukcapil :Pendatang Baru di Kota Sorong Wajib Lapor Diri ke RT/RW

Oasepapua.id- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong menghimbau bagi pendatang baru yang menetap sementara di Kota Kota Sorong wajib melapor dirinya kepada pengurus RT/RW setempat.

Plt Kepala Dinas (Kabis) Kependudukan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pemerintah Kota (Pemkot) Sorong Andi Jitmau, SE., MM menegaskan hal tersebut, untuk mengantisipasi pendataan penduduk secara struktural sehingga adanya penambahan penduduk di Kota Sorong dari luar daerah, pihaknya dapat mengetahui jumlahnya.

” Saya harap kepada warga pendatang yang ingin mecari pekerjaan di Kota Sorong, supaya taat terhadap aturan admintrasi kependudukan yaitu melaporkan diri kepada kepada aparat desa hingga RT /RW Setampat,” Kata Andi saat di temui di ruang kerjannya, Rabu (12/6).

Andi menjelaskan bahwa, saat ini pihaknya sudah mulai terapkan melalui standar Operasional Prosedur (SOP) dan persuaratanya akan kita tempel di papan Informasi kantor Capil.

” Ada 3 persyaratan utama yang wajib dimiliki warga pendatang baru yaitu, Surat pindah penduduk, KTP daerah asal dan kartu keluarga, lalu dilaporkan dulu ke RT/RW untuk dibuatkan surat keterangan domisili baru dimasukan ke Disdukcapil,” jelasnya

Namun, Kata dia tentunya hal ini akan bertentangan dengan peraturan Kemendagri yang baru, yang mana bahwa surat pindah daerah langsung dibawa ke Disdukcapil untuk diproses. Akan tetapi adapun kebijakan daerah tersendiri untuk mengatur pendataan penduduk secara teratur dan juga ikut mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan di sekitaran lingkungan masyarakat yang menjadi tempat tinggal warga yang baru pindah tersebut.

Selain itu, dipertanyakan mengenai pasca lebaran, apakah banyak warga yang pindah masuk? Jawab Andi , “Ada” tatapi jumlah penambahan warga baru ke Kota Sorong, sudah terhitung meningkat pasca pemilu lalu.

Tetapi, menjadi kemungkinan lagi di pasca lebaran ini akan meningkat lagi, karena Kota Sorong saat ini akan dipusatkan sebagai daerah pembangunan ekonomi sehingga minat masyarakat dari luar daerah tentunya akan berdatangan ke Kota Sorong, namun harus sesuai dengan SOP yang telah diterapkan.

“Kalau yang tidak lengkapi persyaratan seperti yang telah ditentukan, maka dengan sendirinya tidak akan dilayani maksimal, karena tidak memiliki identitas yang jelas,” tuntasnya. (Paschal**)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.