Gubernur PB Raih Penghargaan Intrenasional Sebagai ” Pahlawan Konservasi Global”

Oasepapua.id- Gubernur Provinsi Papua Barat (PB) Dominggus Mandacan, menerima penghargaan ‘Pahlawan Konservasi Global’. Penghargaan tersebut didapat Dominggus karena Pemprov Papua Barat dinilai memegang komitmen menjaga kelestarian lingkungan dan pembangunan yang berkelanjutan.

Gubernur Papua Barat mendapat penghargaan Lingkungan Internasional (Dok. Istimewa)

Penghargaan ‘Pahlawan Konservasi Global’
diberikan dalam acara Gala Dinner Organisasi Non-Profit Konservasi Internasional (CI) yang digelar Sabtu (8/6) di Los Angeles, AS.

Gubernur Dominggus dalam keterangan tertulis KJRI Los Angeles seperti yang dirilis Biro Humas dan Protokoler Pemprov Papua Barat, Senin (10/6), mengungkapkan bahwa penghargaan tersebut merupakan bentuk pengakuan dunia internasional atas upaya Pemerintah Provinsi Papua Barat dalam menjaga hutan, laut serta menjamin pemenuhan hak-hak masyarakat asli Papua Barat dengan pendekatan pembangunan yang berkelanjutan serta ramah lingkungan

Dikutip dari Teropong News, komitmen Gubernur Papua Barat dalam menjaga kelesaltarian alam ini didukung dengan Peraturan Daerah Khusus (Perdasus) Pembangunan Berkelanjutan dengan mengedepankan prinsip-prinsip pembangunan yang ramah lingkungan, telah disahkan DPR Papua Barat beberapa waktu lalu di Manokwari.

Lewat Perdasus itu, Papua Barat disebut menjadi ‘provinsi konservasi’ di mana minimal 70 persen area hutan dan ekosistemnya akan dilindungi dan dikelola secara berkelanjutan. Peraturan itu juga disebut sebagai Deklarasi Manokwari.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah Pemprov Papua Barat Prof Charlie D Heatubun menuturkan Dominggus ikut serta mendorong disahkannya perda khusus itu. Dominggus juga disebut melakukan sejumlah program untuk pelestraian lingkungan lainnya.

“Penghargaan ini juga sebagai bentuk penghargaan atas kepemimpinan serta komitmen Bapak Gubernur yang telah mendorong disahkannya Perdasus tersebut, selain daripada kebijakan-kebijakan instrumental lainnya, seperti review Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Provinsi, review Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), penambahan dan perluasan kawasan lindung serta penyusunan Rencana Induk dan Peta Jalan Pengembangan Ekonomi Hijau dan Biru,” tutur Charlie.

Sementara, Gala Dinner ini rutin digelar tiap tahun untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran mengenai pelestarian lingkungan. Konservasi Internasional telah lebih dari 30 tahun fokus pada upaya-upaya advokasi perlindungan lingkungan dan bermarkas di Virginia, AS. (red 004**).

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.