Ikut Semana Santa Di Larantuka, ADSP Kupang Siapkan 3 Ferry, 1 Diantaranya Gratis

Oasepapua.id- PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang menyiapkan tiga armada kapal feryy untuk melayani para peziarah dari Kota Kupang yang mengikuti ritual keagamaan Semana Santadi Kota Reinha Rosari Larantuka di Kabupaten Flores Timur yang akan dimulai pada Rabu (17/4) sampai Minggu Paskah (21/4).

Tiga armada diantaranya masing-masing dua armada reguler dan satu armada lagi, yang disiapkan secara gratis melalui kerja sama dengan Pemrov NTT dengan kapasitas 600 orang.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Kupang Burhan Zahim mengatakan tiga armada kapal feri untuk melayani para peziarah diantaranya dua armada reguler, dimana kedua armada ini akan beroperasi dengan rute Pelabuhan Bolok Kupang menuju Pelabuhan Waibalun Larantuka, akan berlangsung pada Minggu (14/4) dan Kamis (18/4).

Sedangkan satu armada lagi, yang disiapkan secara gratis melalui kerja sama dengan Pemrov NTT. Layanan ferry gratis ini diperuntukan bagi para peziarah untuk 600 orang sesuai kapasitas angkut kapal Ferry

“Layanan gratis untuk para peziarah Semana Santa ini diberangkatkan pada akan diberangkatkan pada Rabu 17 April 2019, setelah semua pemilih melakukan pencoblosan di TPS sampai pukul 13.00 WITA,” Katan Burhan seperti dilansir Antara di Kupang (13/04/2019)

Ia menambahkan, untuk 600 peziarah yang akan menggunakan armada gratis ini harus mendaftar terlebih dahulu di panitia Pemerintah Provinsi NTT.

Selain itu, secara terpisah Pelaksana Tugas Kepala Biro Pemerintahan Setda NTT Bertoldus Lalo, mengatakan layanan feri gratis bagi para peziarah Katolik ini hanya untuk 600 orang sesuai kapasitas angkut kapal Feri dari Pelabuhan Bolok Kupang menuju Waibalun Larantuka.

Ia mengatakan feri gratis berkapasitas 600 penumpang itu hanya untuk warga Kota Kupang yang akan merayakan Semana Santa di Kota Larantuka, tetapi bagi para peziarah Katolik dari daratan Pulau Timor juga akan mendapat layanan gratis dengan kapal feri berbeda.

“Namun kali ini bersamaan dengan Pemilu yang berlangsung hingga pukul 13.00 WITA, sehingga kami tidak menjamin bisa mengakomodir para peziarah Katolik yang datang dari Kabupaten Malaka, Belu, dan Timor Tengah Utara yang hendak ke Larantuka,” katanya.

Ia tidak bisa memberi jaminan karena lamanya perjalanan darat dari Malaka dan Belu ke Kupang bisa berkisar antara 7-8 jam perjananan darat, sedang Timor Tengah Utara ke Kupang bisa memakan waktu 4-5 jam, sehingga cukup riskan.

Para peziarah Katolik yang memanfaatkan layanan feri gratis ini akan kembali ke Kota Kupang pada Minggu Paskah (21/4) siang. Para peziarah akan mendapat layanan makan dan minum secara gratis pula selama perjalanan pulang dan pergi. (Sumber ANTARA)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.