Kantraktor Larang Berjualan di Pasar Ampera, Ibu-Ibu Penjual Sagu Palang Kantor Perindagkop Sorsel

Oasepapua.id– Kontraktor pembangunan pasar ikan dan sagu di Teminabuan,Sorong Selatan melarang keras untuk berjualan dipasar ikan dan sagu, ibu ibu penjual di pasar Ampera Teminabuan melakukan demo di kantor bupati Sorong Selatan dan memalang Kantor Perindagkop, seni kemarin.

Kontraktor melarang keras ibu-ibu berjualan di pasar Ampera karena pihak pemerintah hingga saat ini belum melunasi pekerjaan pasar ikan dan sagu.

Dari larang tersebut membuat ibu-ibu penjual marah dan membawa jualan mereka dijajarkan tepat di kantor Bupati Sorong Selatan menuntut ganti rugi atas jualan yang tidak laku karena dilarang berjualan oleh Kontraktor.

Salah seorang ibu yang mengikuti aksi tersebut dan tak mau nama disebut meminta dengan hormat kepada pihak pemerintah agar segera melunasi kepada pihak kontraktor sehingga pedagang kembali berjualan sebagaimana mestinya.

“Kami butuh makan, kami butuh biaya sekolah untuk anak-anak. Jika kami dilarang berjualan dipasar kami mau makan apa??? Kepada pemerintah kami minta segera melunasi pembayaran tersebut”, katanya.

Aksi ibu-ibu mendapat sambutan positif dari kepala Dinas Perindagkop dan dalam waktu dekat siap menyelesaikan pembayaran dengan kontraktor serta siap mengganti rugi.

selain itu, Aksi tersebut langsung ditanggapi pihak Kepolisian Resor Sorong Selatan dengan mendatangi TKP untuk memediasi kedua belakh pihak dan menghentikan aksi ibu-ibu.

IPDA Muharyadi Pimpinan KSPKT saat ditemui di TKP mengatakan menyampaikan pendapat dimuka umum itu sah-sah saja namun melakukan pemalangan tentu tidak di benarkan Undang-Undang

“Kami akan segera melepaskan segel dan akan memediasi kedua belah pihak. ungkapnya. (Tribarata/red.P)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.