Kisah Pilu Pengantin di Lela Antara Bahagia dan Duka

Oasepapua.id– Suasana Bahagia yang seharusnya dialami sepasang pengantin saat menghadap Altar suci untuk mengucapkan janji sehidup semati berakhir dengan tangisan duka dengan kepergian ayah dari pengantin perempuan jumat (12/7/2019) dini hari.

Kisah ini dialami pengantin perempuan yang berada di Lela Kabupten Sikka, Nusa Tenggara Timur. Dianita D. Parera harus berpisah untuk selamanya dengan Ayah tercinta Stevanus L. Parera di hari bahagia.

Saat Pulang dari Gereja Imakulata Lela Terlihat isak tangis istri dari Eduard Fred Parera yang mana masih mengenakan pakaian pengantin dihadapan jenazah Almarhum ayahnya yang terbujur kaku di atas tempat tidur.

Situasi ini membuat para tamu undangan yang hadir saat misa pemberkatan nikah terbawah suasana duka.

Yohanes Kenedi Roga keluarga Almarhum saat dikonfirmasi via WhatApp Jumat Malam mengatakan kejadian ini sangat memiluhkan hati. Kami keluarga tidak menyangka bahwa Ayah harus pergi di saat Dianita merayakan hari bahagia pernikahan.

“Memang sebelumnya Bapak sudah sakit dan juga sakit yang di alami Bapak lumayan berat sehingga dini hari tadi bapak menghembuskan nafas terakhir. Kami keluarga sangat sedih dengan kepergian bapak. Tapi ini adalah kehendak Tuhan. Kita manusia yang merencanakan tetapi Tuhan yang menentukan”. Ungkap Yohanes

Lanjut Yohanes Berkaitan dengan acara resepsi pernikahan tetap diadakan tetapi hanya makan bersama, sedangkan musik dan acara lain di tiadakan.

“Surat undangan semua sudah diedarkan jadi acara resepsi tetap dilaksanakn karena acara juga dirumah keluarga pengantin pria yakni hanya makan bersama sedangkan acara lain ditiadakan karena suana duka”. Jelas Yohanes.

Dari informasi yang diterima bahwa almarhum Stevanus L. Parera akan dimakamkan hari Minggu (14/6/2019). PZ

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.