Pelaku Penikaman Di Kapal Tatamailau Diancam 15 Tahun Penjara

Oasepapua.id– Pelaku pembunuhan di atas KM Tatamailau terancam 15 tahun penjara. Tersangka berinial HL (40) ditetapkan tersangka atas peristiwa penikaman hingga twasnya korban bernama Burhanuddin (34) saat berlayar dari Bitung, Sabtu (18/05).

Kapolres Sorong Kota, AKBP Mariochristy P.S. Siregar, S.IK, MH, yang didampingi Kasat Reskrim Polres Sorong Kota, AKP Edward M. Panjaitan S.Ik, saat press converence, di Mapolres Sorong Kota, Rabu 22/5/2019, mengatakan tersangka HL (40) dijerat pasal 338 KUHP dan atau pasal 351Ayat 3 KUHP, tentang dugaan tintak pembununuhan dan atau penganiayaan yang mengakibatkan hilang nyawa orang lain.

Mario mengatakan modus operandi yakni pelaku HL (40) melakukan perbuatannya tersebut dikarenakan kesal terhadap korban Burhan (34) yang mana selalu meminta uang kepada pelaku.

Dijelaskannya bahwa kronologis kejadian berawal, pada Sabtu 18/5/2019, korban dan pelaku sebelumnya bersama-sama pesta miras di atas kapal Tatamailau, deck 6, tepatnya di cafetaria.

Kemudian, lantaran minumannya telah habis korban Burhan (34) meminta uang Rp. 100.000 kepada pelaku HL (40) untuk tambah membelikan minuman. Namun pelaku menjawab,” Saya tidak ada uang.

Setelah itu, lanjut Mario, korban turun ke deck 4 dan diikuti pelaku. Pelaku pun turun ke deck 2 mengambil sebuah pisau badik yang disimpan dalam tasnya dan langsung mengejar korban dan berhasil menikam sebanyak 1 kali dibagian belakang badan.

Dengan demikan, Lanjut Mario, mendapatkan informasi tersebut pada pukul 04:50 WIT, Saat kapal KM. Tatamailau tiba di pelabuhan Sorong, Kasat reskrim bersama personil dan Sek KP3 laut langsung melakukan penyisiran diseluruh deck dan akhrinya berhasil mengamankan pelaku.

Sementara Jasad korban selanjutnya dievakuasi ke RS.Selebesolu Sorong untuk dilakukan visum dan tindakan penanganan jasad, dan pelaku pun mengakui perbuatannya dan diamankan Sel Mapolres Sorong Kota untuk proses hukum selanjutnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan polisi yakni sebilah badik yang terbuat dari stainless dengan panjang 35 cm yang berhalukan kayu, satu buah baju koas warna abu-abu dan satu buah tiket kapal KM. Tatamailau atas nama Korban Burhaniddin.

Pelaku HL (40) dijerat pasal 338 KUHP ancaman penjara selama 15 tahun , dan atau pasal 351 KUHP dengan ancama hukuman penjara selama 7 tahun.

Kontributor : Paschal

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.