Satgas TNI Tangkap Mayor Jenderal TRWP dan 7 Simpatisan di Perbatasan RI-PNG

Oasepapua.id- Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Yonif PR 328/DGH yang menjaga wilayah perbatasan RI-PNG, berhasil menangkap salah satu tokoh Tentara Revolusi West Papua (TRWP) beserta tujuh simpatisannya, saat melewati pos penjagaan Pos Kotis Satgas Yonif PR 328/DGH, Minggu (12/05/2019).

“Mereka datang dari arah PNG menuju Jayapura. Saat akan melewati pos penjagaan, dilakukan protap pemeriksaan rutin oleh Danru jaga Provost Sertu Iwan. Dari hasil pemeriksaan ditemukan sebuah kartu identitas anggota TRWP di dalam tas,” kata Komandan Satgas Pamtas Yonif PR 328/DGH Mayor Inf Erwin Iswari, Senin (13/5).

Setelah dilakukan pemeriksaan mendalam di Pos Kotis Satgas, kata Erwin, diketahui salah satu simpatisan TRWP merupakan pimpinan dari TRWP berpangkat Mayor Jenderal.

“Saat kita lakukan pemeriksaan lebih lanjut, banyak kami temukan dokumen-dokumen kegiatan dari organisasi ini yang dilakukan di PNG seperti KTA TRWP, laptop yang berisi video kegiatan TRWP serta dokumen tertulis lainnya,” ungkap Erwin.

Dikatakan Erwin, salah satu tokoh penting organisasi tersebut berperan sebagai penggalang dana untuk mendukung kegiatan-kegiatan kelompok yang ingin mendirikan sebuah negara di Papua.

Adapun delapan simpatisan TRWP itu adalah MW (50) selaku pimpinan rombongan, kemudian YT (40), MW (27), EW (49), HT (40), FW (46) dan BU (46).

“MW ini mengenali semua pejabat-pejabat dari organisasi mereka,” kata Mayor Erwin.

Tak luput Dansatgas mengajak para simpatisan TRWP tersebut agar kembali ke pangkuan NKRI karena kegiatan mereka selama ini dianggap salah dan melawan negara.

“Kami berikan pemahaman bahwa Papua adalah bagian dari Indonesia, dan pemerintah sudah berupaya untuk memajukan Papua,” tutur Erwin.

Setelah dilakukan pemeriksaan barang bukti berupa laptop yang dibawa para simpatisan TRWP, ditemukan berisi sejumlah dokumen foto dan video kegiatan dari organisasi tersebut.

“Untuk data-data ini akan kami dalami kembali dengan berkoordinasi dengan satuan atas untuk ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Atas perintah Pangdam XVII/Cenderawasi Mayor Jenderal TNI Yosuha Pandit Sembiring, saat ini seluruh tersangka berikut barang buktinya telah diserahkan ke Polda Papua untuk penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut. Red (005)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.