Teror Panah di Merauke, Kasat Reskrim: Pelaku Masih Misterius

Oasepapua.id– Terjadi teror panah yang sudah menewaskan dua orang warga di merauke provinsi Papua membuat masyarakat waspada dan resah, Kasat Reskrim Polres merauke AKP Micha Potty Tobing mengatakan pelaku masih misterius.

Kasus teror yang terjadi di Kompleks Veteran, Kelurahan Kamundu korban terakhir menimpah Silvinus Simop (20), warga belakang Gereja Kuda Mati. Korban ditemukan aparat sudah tidak bernyawa dan terdapat luka bekas panah di bagian kepala di dalam hutan sekitar kompleks Veteran, Senin Siang 8 April 2019.

Marselinus Salah seorang saksi saat diminta keterangan menjelaskan kronologi  meninggalkan korban Silvianus Simop berawal saat saksi dan korban pergi mencari ikan di belakang kompleks Veteran sekitar pukul 09.00 WIT. Setelah mencari ikan saksi mengajak korban untuk pulang ke rumah sekitar pukul 13.00 WIT, namun korban memintanya sedikit bersabar. Tak lama kemudian muncul pelaku dengan membawa busur panah dan menyerang saksi dan korban.

Tak tanggung-tangguh pelaku langsung melepaskan busur anak panah menuju saksi dan korban, anak panah meleset dan mengenai korban tepat di bagian kepala. Keduanya sempat berusaha melarikan diri karena takut saksi terus berlari hingga terpisah dengan korban.

Saksi langsung melaporkan kejadian tersebut ke pos keamanan Kuda Mati dan dilakukan pencarian bersama Tim Rajawali dan pihak keluarga serta warga setempat. Setelah melakukan pencarian selama dua hari akhirnya korban ditemukan namun sudah tidak bernyawa.

Beata Egimu keluarga korban sangat menyayangkan kejadian tersebut dan berharap kepada pihak berwajib  segera menangkap pelaku karena sudah membuat resah masyarakat

Lanjut Beata bahwa banyak orang bialng pelaku adalah orang gila dan banyak sudah memakan korban.

Untuk diketahui merebak teror panah di Merauke, Papua meresahkan warga. Teror tersebut telah menewaskan dua orang warga dan melukai beberapa warga lainnya. Tercatat dalam beberapa hari terakhir seorang pemancing ditemukan tewas disusul dua orang lainnya mengalami luka panah sehingga harus mendapat perawatan medis. (Papua Berita/Red.005)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.