Tiga Marga Tuntut Ganti Rugi Lahan SD di Sorpus, ini Ancaman Wali Kota Sorong

Oasepapua.id- Tiga Marga yakni Kareth, Homer dan Isir menyampaikan tuntut ganti rugi lahan SD Negeri 23 dan SD Inpres 24 Sorong Pusat (Sorpus), Kelurahan Klaligi, Distrik Sorong Manoi, Kota Sorong dalam rapat bersama dengan Wali Kota Sorong di kantor wali kota, Ruang Anggrek, Kamis kemarin.

Berkaitan dengan tuntutan tersebut Wali Kota Sorong Lambert Jitmau mengatkan tidak akan membayar ganti rugi lahan tersebut karena lahan tersebut sudah bersertifikat.

Selain tidak ganti rugi Wali Kota Sorong periode kedua memberikan Opsi Jika tidak ingin dua sekolah tersebut dibangun, maka Pemkot akan alihkan anggaran pembangunan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) ke sekolah lain dan sekolah tersebut saya tutup.

“Ganti rugi di atas tanah yang memiliki sertifikat sangat bertentangan di negara ini. Saya penjabat negara yang harus taat aturan. Saya tidak mau bayar ganti rugi”, Kata Lambert Jitmau

Petrus Karisano Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dalam kesempatan yang sama menyampaikan bahwa Di tahun anggaran 2019 ini, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI telah mengalokasikan anggaran pembangunan kedua sekolah ini melalui DAK. Material sudah diturunkan tetapi mereka palang dan melarang pembangunan, dengan alasan harus menyelesaikan pembayaran.

Senada juga disampaikan Amelia Isir bahwa tuntutan ke 3 marga tidak dimengerti karena lahan tersebut sudah bersertifikat tetapi mereka tuntut untuk ganti rugi lahan.

Dalam pertemuan tersebut sempat terjadi kegaduan akibat sebagian warga tetap keras untuk ganti rugi dan pulang lebih awal sebelum pertemuan selesai dan ada sebagian warga mendukung pembangunan sekolah tanpa ganti rugi. (PZ)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.